Jelajah Budaya: Mojokerto Punya Banyak Candi!


Mojokerto mungkin tidak sebesar Surabaya, namun kota di tengah provinsi Jawa Timur ini punya banyak sekali destinasi wisata. Kota ini merupakan tempat berdirinya salah satu kerajaan besar Nusantara, Majapahit. Jadi tidak heran kalau Mojokerto punya banyak peninggalan bersejarah.

Awal bulan puasa lalu, saya dan tiga teman dari Nunchaku Malang memutuskan untuk jalan-jalan santai ke Mojokerto. Koh Satriyo, mantan kapten Nunchaku, bilangnya pengen bertapa di Maha Vihara Mojopahit. Nggak tahu juga itu kelakar apa beneran, soalnya pas kesana, kami malah main nunchaku! Hah, gimana?

Patung Buddha Tidur Mojopahit

Maha Vihara Mojopahit terletak di daerah Trowulan, Mojokerto. Lokasinya memang tidak di tepi jalan raya, namun tidak terlalu jauh juga kok. Di sekitar area parkir Maha Vihara terdapat banyak pedagang kerajinan lokal dan jajanan.


Maha Vihara Mojopahit punya keistimewaan berupa Patung Buddha Tidur berwarna emas nan megah. Ukurannya pun nggak main-main, panjang 22 meter, lebar 6 meter, dan tinggi 4,5 meter. Pantas saja patung ini berada di peringkat ketiga patung Buddha Tidur terbesar di dunia setelah Thailand dan Nepal.




Patung ini dikelilingi bunga teratai yang cantik dan beberapa pepohonan yang bikin udara sejuk banget. Kerasa lah bedanya mengunjungi tempat ini dan kembali ke jalanan Mojokerto yang panas banget itu. Nah, pada bagian bawah patung terdapat relief yang menceritakan tentang kehidupan Sang Buddha Gautama. Konon, patung ini menggambarkan posisi Buddha sebelum wafatnya yang sempat memberikan petuah pada murid-muridnya. CMIIW, ya.



Gimana rasanya ngetrip pas lagi puasa, ke Mojokerto yang lumayan panas, di siang bolong? Nggak bisa dijelasin! Pokoknya, hari itu es degan di pinggir jalan kelihatan jauh lebih menggoda dari biasanya! Berhubung aku doang yang puasa dan temen-temen lain berbeda keyakinan, ya mereka ngeledekin aku dong. Well, nyata lah kerukunan antar umat beragama masih ada 😊



Anyway, Mojokerto nggak cuma punya Maha Vihara dan Patung Buddha Tidur ini. Ada beberapa candi juga yang sempat kita singgahi, yaitu Candi Bajang Ratu dan Candi Tikus.

Candi Bajang Ratu


Sekitar setengah jam perjalanan dari Maha Vihara Mojopahit, Candi Bajang Ratu berdiri tegak di tengah hamparan taman hijau. Enaknya, di sini juga masih ada pohon besar nan rindang yang jadi obat ketika matahari lagi terik-teriknya.

Candi Bajang Ratu ini adalah penghormatan untuk Jayanegara, raja kedua Majapahit. Menurut Serat Pararaton, Bajang Ratu mewakili Jayanegara yang masih berusia muda (bajang) ketika diangkat menjadi Raja.

Konon lagi, sih, pantang bagi pejabat pemerintahan melewati gapura ini karena akan mendatangkan nasib buruk. Hal ini berawal dari kisah bahwa Jayanegara dulunya pernah terjatuh di lokasi gapura ini lalu menjadi cacat (bajang = cacat). Tentu saja itu kepercayaan bagi penduduk setempat. Kalau kepercayaan kita berbeda, tidak perlu diperdebatkan kan? 💖

Candi Tikus

Kok bisa dikasih nama Candi Tikus? Soalnya memang ketika ditemukan, candi ini banyak tikusnya. Banyak candi yang sebelum ditemukan memang terkubur di bawah tanah dan tak jarang jadi sarang tikus.



Arsitekturnya berbeda dengan Candi Bajang Ratu yang berupa candi tunggal. Candi Tikus terdiri dari beberapa bangunan yang dikelilingi oleh saluran air. Konon, dulunya memang candi ini menjadi petirtaan bagi orang-orang penting di zamannya.

Nah, itu tadi beberapa lokasi budaya yang bisa dikunjungi dalam satu hari di Mojokerto. Ada juga wisata alam seperti Gunung Pundak, sunrise cantik Gunung Penanggungan, dan masih banyak lagi tempat menarik di Mojokerto.

Bonus, nih. Tadi sempat bilang kan kalau di sini kami main nunchaku? Ini dia video pendek saya ketika main nunchaku!

A post shared by Imaniar 夏楢 (@rainhanifa) on


Yuk, explore Mojokerto!

Imaniar Hanifa

Pemburu keindahan pagi. Penikmat semesta. Pengagum Indonesia. Introvert yang suka terlibat aktivitas sosial.

59 komentar:

  1. Trowulan memang asik, apalagi banyak situs-situs candi yang tersebar disana. Betul, mojokerto itu panasnya lumayan mirip dg surabaya 😅

    BalasHapus
  2. Moker emang gudangnya candi mbak

    BalasHapus
  3. Gue kira Mojokerto itu ga ada apa-apanya, ternyata Mojokerto punya candi-candi keren. Yang gue tau cuma patung Buddha Tidur aja.

    Fix, destinasi liburan gue selanjutnya adalah Mojokerto! :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ada banyak destinasi wisata, loh! Kuy ke Mojokerto! :D

      Hapus
  4. Tempatnya bagus semua, tapi yang lebih tertarik sih yang candi bajang batu.

    OK, mulai Dari sekarang ngumpulin uang untuk pergi ke mojokerto.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mungkin karena Candi Bajang Ratu dikelilingi taman yang indah, ya? :)

      Hapus
  5. Keren! Candi2nya beda dengan candi2 yang ada di daerah saya hihihihi... Beda kerajaan sih hehehe :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betul, unsur budaya memengaruhi arsitektur candi :)

      Hapus
  6. Padahal dekat, tapi aku belum pernah ke sana. :(

    BalasHapus
  7. Candi ini mirip yang di Thailand ya...

    BalasHapus
  8. Keren sih kapan kapan mampir lah kalo pas ke Mojokerto

    Salam kenal dari http://tristanshanoor.blogspot.co.id

    BalasHapus
    Balasan
    1. Boleh, tuh! Salam kenal juga, terima kasih sudah berkunjung :D

      Hapus
  9. Waduh, jadi terinspirasi sama pose budha nya saya tuh ._.
    Apa yah, kayanya raut wajahnya bisa banget dikopi, jadi kelihatan menarik [?]

    Eh tapi, mau tanya deh. Kan kayanya di Indonesia tuh biasaan aja gitu ya, bikin suatu hal yang kayakaya di luar negeri. Kaya Arc de Triomphe ala Kediri, trus Budha tidur ini juga mirip yg di Thailand, dll. Kalo menurut kakak kaya mana? Apa gak kita bikin landmark sendiri aja gitu ._.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aku juga kepikiran mau pose budha gitu, tapi ntar semakin merusak pemandangan :))

      Kalau beberapa lokasi memang dipengaruhi unsur budaya, jadi mirip-mirip dengan tempat lain di luar negeri. Nggak masalah, sih. Tapi memang beberapa bangunan cenderung meniru landmark luar negeri. Alasannya apa, ndak tahu juga. Apa biar minat wisatawan meningkat karena ala-ala mancanegara ya? Semacam, "sini juga punya yang kayak sono!"

      Kalau aku, sih, memang mending bikin landmark sendiri sesuai nilai yang dimiliki di daerah tersebut. Cuma dengan banyak isu patung-patungan sekarang, kayaknya belum tepat waktunya ya? :))

      Hapus
  10. Aku prnh ke patung Budha Tidur di atas, kulinernya juga asik di mojokerto :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aku malah jarang kulineran di Mojokerto, kak. Ada rekomendasi?

      Hapus
  11. Kemarin aku baru balik dari Trowulan, hanya minus mengungjungi Candi Tikus sama Situs Gentong. Selebihnya kukunjungi semua :-)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kereeen! :D
      Kalau aku sih banyak...yang belum :))

      Hapus
    2. Bisa dicicil lagi mainnya hahahhaha. Aku pengennya nulis satu persatu destinasi aja :-D

      Hapus
    3. Aku mau nulis satu per satu, tapi biasanya jadi lupa, hehe. Ditunggu ya tulisannya! :D

      Hapus
  12. eh kok samaan sih sama mbak Niar, aku juga pas ngetrip ke Mojokerto mainnnya juga ke tempat-tempat itu. Pokoknya kalo ke sana itu wajib musti bawa topi, payung, atau kulkas sekalian. Soalnya puanas banget.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Emang paling iconic gitu yaa tempat-tempat ini :)
      Ide bagus tuh, mungkin lain kali ke Mojokerto aku mau mengendarai kulkas aja :D

      Hapus
  13. WUhuuuiii..

    Mampir ke kota kelahiranku nih. Enaknya kalo ke mojokerto itu memang tempatnya berdekatan jadi satu jalur dan tips penting banget adalah jangan ngetrip pas lagi puasa hahaha kejadian kayak gini.

    Thanks for Explore Mojokerto!

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, jalanannya juga nggak terlalu sulit :D
      Bilang dari sebelumnya dong, mas! Kalau tahu panasnya kayak oven gitu mending nggak pas puasa :))

      Hapus
  14. Loh...jadi patung Budah Tidur yang sering aku liat di sosmed itu adanya di Mojokerto.
    Waaah jadi pengen berfoto disana dah terus pake fake location bilangnya di Thailand pasti bakal rame banget nih dunia persilatan :v

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hahaha, the most evil thing you're gonna do :v

      Hapus
  15. asli seneng banget pasti kalau bisa ke mojokerto ya. harus ngumpulin budget dulu nih.
    thanks udah berbagi keindahan indonesia ini ya sob.
    kerajaan majapahit emang penuh dengan hal yang mengagumkan.
    dan gue juga penasaran dengan patung buddha tidur itu.
    gila! pasti keren banget kalau liat secara langsung, ya nggak?

    by: https://tmarsyam.blogspot.co.id/2017/08/zona-baru-junaed-bikin-dipepet.html

    BalasHapus
    Balasan
    1. Asyik bangeet! Yuk, segera ke Mojokerto :D

      Hapus
  16. wah Moker kepublish nih.. gak apa lah walaupun candinya di kabupaten sedangkan aku di kota dan itu lama banget buat sampe kesana

    BalasHapus
    Balasan
    1. Lamaan dari Malang ke Mojokerto kali, mas :D
      Banyak juga obyek wisata di Malang Raya kayak air terjun dan pantai yang bukan di Kota Malang-nya, tapi tetap menarik ^^

      Hapus
  17. Aku udah pernah ke Mojokerto tahun baru 2014. Suka banget sama wisata candi2 nya. Banyak lagi ^^

    salam kenal yo mbak ee..

    theamazingjasmi.com

    BalasHapus
  18. Lah di foto yang atas, warna sang Budha kayak orange - orange gitu...e lha kok pas buat foto bareng-bareng jadi kuning emas mbak? Apa itu ngambilnya beda hari?

    Oh dinamakan Candi Tikus gegara dulu ditemukan banyak tikus disitu toh? Tak kira karena bentuknya yang kecil, hehe. Itu emang bangunan candinya cuma sekecil itu mbak? Atau ada bangunan / kompleks candi lainnya lagi di sekitar Candi Tikus?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Beda sudut pengambilan fotonya aja, kok. Foto pertama kan pake mode panorama, jadi warnanya agak meredup :D

      Kalau di Mojokerto candinya cenderung tersebar, jadi candi yang jaraknya agak jauh dikit biasanya sudah punya nama yang berbeda :)

      Hapus
  19. kemaren keliling jawa timur tapi gak lewat mojokerto, gak bisa liat canti T.T

    BalasHapus
    Balasan
    1. Keliling Jawa Timur lagi, dong, biar komplit :D

      Hapus
  20. Wah.. keren banget.
    Pengen ke sana juga.

    BalasHapus
  21. Candi Bajang Ratunya kok memikat gitu, ya. Suasannya haru-haru gimana gitu.

    Apa efek kamera aja, nih? Eh, keknya emang asli keren, sih. Ada bunga-bunga yang rapi di sana-sini.

    Jadi tau, di Mojokerto ada Candi sekeren ini viewnya.. :)

    Eh, btw candi Tikus emang cuman itu, ya? Lah, dinamain candi tikus karena banyak tikusnya beneran... "Hem... Menarik..."

    Salam kenal dari Pangeran WOrtel, ya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Tone-nya agak blushy gitu ya, hehe. Sebenernya itu nggak dikasih efek, malah kondisi aslinya sedikit terik :)

      Salam kenal juga!

      Hapus
  22. Asik banget, kayak di Thailand ya... ada patung budha gedhenya. Padahal saya blm pernah kesana

    BalasHapus
  23. sleeping budha itu asli mirip banget sama yg ada di BKK :) bedanya kalau disana didalam ruangan dan agak ribet kalau foto krn ruangannya terbatas. ternyata mojokerto jg menyimpan banyak tempat wisata keren, baru tau iiih.. jadi pengen ksana :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Pernah lihat yang di BKK itu lokasinya selalu ramai dari pagi hari, ya. Sampai harus berdesakan kalau mau foto-foto gitu. Main ke yang lokal dulu, deh :'D

      Hapus
  24. Aku kerja di mojokerto 9 bulan belum ada mampir2 ke wisata budayanya, hahahahaha XD
    Tapi selalu "awas" kalau lewat daerah trowulan pasti ngelewatin candi brahu.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aku malah belum berfoto dengan Candi Brahu, hehe

      Hapus
  25. patung budha tidur juga ada mbak di malang tp versi kecilnya :)

    BalasHapus
  26. aku awalnya mau komen tentang tempat2 wisatanya, tapi jadi salah fokus sama videonya, keren banget! XD
    mojokerto banyak tempat bagus yaa, masuk list dulu sambil ngumpulin budget hihi
    btw salam kenal dari Vini ya :D

    blog.viniamanda.com

    BalasHapus
  27. Wah ngapain jauh2 ke Thailand ya kalau di Mojokerto aja ada budha tidur. ^_^

    BalasHapus
  28. Sudah lumayan sering lewat Mojokerto tapi belum pernah berhenti mampir, kalau pas siang panasnya memang lumayan terasa :)
    BTW keren ya Majapahit, meski kerajaan Hindu, tapi ada patung Buddha sebesar itu. Mungkin itu salah satu faktor wilayahnya pernah lebih besar daripada Indonesia..

    BalasHapus
  29. sering banget lihat foto budha tidur itu bersebaran di timeline, katanya mirip sama yang di thailand ya?

    BalasHapus
  30. Blom pernah ke mojokerto :( sedih amet. Itu patung segede gaban gitu gimana bikinnya yak? pingin ke situ. Duh.. doremon mana doremon...

    BalasHapus
  31. Hadehh.. Nyesel dah dulu ke Mojokerto cuma lewat aja.. hehe

    BalasHapus
  32. Wah baru tau MOjokerto ga kalah asik dari destinasi jateng lainnya. Next ke sini juga ahh

    BalasHapus
  33. Pas ke sini hanya nggak singgah di Candi Tikus aja :-(

    BalasHapus

Moderasi aktif | Komentar akan muncul setelah dimoderasi.